Senin, 27 Maret 2023

Omongan Hasto 'Ngaco', Sugeng: Gak Ada Kode-kode Mau Ketemu Mega, Itu Wartawan Tanya

- Minggu, 5 Februari 2023 | 18:01 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto nilai teriak Capres dipinggir jalan dan menusuk dari belakang bukan tipe PDIP. (kata logika)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto nilai teriak Capres dipinggir jalan dan menusuk dari belakang bukan tipe PDIP. (kata logika)

Joglomedia.com - Kini giliran Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dicap Pimpinan DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto salah ngomong.

Itu merupakan kesalahan Hasto yang menyebut Surya Paloh memberikan kode untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

Sugeng menarangkan, kalau statment Surya Paloh dikala berkunjung ke DPP Partai Golkar normal dan tidak ada yang aneh apalagi memberi kode mau berjumpa dengan PDIP ataupun Megawati.

"Surya Paloh cuma menanggapi persoalan wartawan, apa mungkin buat berjumpa dengan Megawati," ujar Sugeng Suparwoto Minggu 5 Februari 2023.

Baca Juga: Waduh! Orang Dekat Surya Paloh Ungkap Kemungkinan NasDem Tinggalkan Demokrat dan PKS

"Tidak terdapat ngasih kode mau berjumpa. Kan ditanya wartawan, apakah hendak ketemu. Kemudian, dia menanggapi bisa jadi saja. Tetapi itu konteksnya ketemu dengan siapapun, bisa saja bukan hanya Ibu Mega," tuturnya.

Kendati begitu, Sugeng berkata, NasDem senantiasa membuka komunikasi terhadap siapa juga.

Karenanya, NasDem menjungung sahabat-sahabatnya. Ini bagian dari nilai- nilai restorasi, sebagai partai yang terbuka.

Perihal senada dikatakan Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim.

Baca Juga: Traveler Wajib Baca, Lima Destinasi Wisata di Lampung Bagai Surga Tersembunyi, Ada Batu Lapis

Ia pun menyampaikan hal yang sama. Statment Surya Paloh cuma merespons dari apa yang ditanyakan awak media.

" Statment Pak Surya Paloh itu kan merespon pertanyaan wartawan. Artinya NasDem terbuka serta dapat saja berjumpa dengan seluruh pimpinan partai dalam semangat silahturahmi kebangsaan," katanya.

Karena, prinsip Partai NasDem merupakan membangun kebersamaan walaupun opsi politiknya berbeda.

Menurutnya, perbandingan pilihan- pilihan di Pilpres 2024 tidak membatasi buat terus membangun silaturahmi.

Halaman:

Editor: Muhammad SA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X